Mengenal Gejala Dan Pengobatan Ablasio Retina

Ablasio Retina, Mengenal Gejala Dan Pengobatannya - Pengalaman kali ini, merupakan pengalaman saya sendiri. Dimana istri saya mengalami masalah pada mata kanannya.


Kebetulan istri saya memang sangat menyukai membaca dari umur yang masih belia. Bahkan saat kami bertemu, Dia sangat menyukai membaca buku, khususnya cerita Harry Potter yang membuat saya berfikir. Kalo buat nimpuk maling pasti benjol heheheheeee.

Beberapa hari yang lalu tepatnya hari senin tanggal 25 Bulan Maret 2019. istri saya mengeluh mata kanannya tidak dapat melihat dengan baik. Saat mencoba melihat menggunakan mata kanan. Seperti terdapat garis yang membuat sebelah penglihatannya buram.

Saya berfikir itu mungkin hanya masalah mata biasa dan akhirnya kami memutuskan untuk ke rumah sakit terdekat karena memang waktu menunjukkan sudah malam.

Saat ke dokter tempat kami biasa berobat. Dokter di sana menyarankan untuk langsung memeriksakan mata istri saya ke rumah sakit mata.

Akhirnya saya memutuskan untuk membawa istri saya ke Jakarta Eye Center (JEC) yang terdapat di ke Kedoya.

Karena belum pernah ke rumah sakit bagus akhirnya agar kebingungan. hehehe maklum paling bagus cuma ke klinik hehehehe.

Di sana kami medaftarkan diri kami dan bertemu dengan dokter mata yang sedang praktek di sana. Kami bertemu dengan dokter Nasrul kalo tidak salah namanya.

Baca JugaTips Memilih Powerbank Untuk Kamu Yang Suka Traveling

Saat kami bertemu dokter Nasrul. Dokter Nasrul sudah mengindikasi jika Istri saya mengalami masalah pada mata kananya.

Namun untuk menyakinkan masalah ini. Dokter Nasrul menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dan Bang seperti di sambar petir di siang hari akhirnya hasil dari pemeriksaan tersebut istri saya terindikasi Ablasio Retina pada mata kanannya.

Dokter Nasrul menjelaskan indikasi penyebab terjadinya masalah ini yang bisa kamu lihat



Penyebab Ablasio Retina

Apa penyebab ablasio retina?
Terdapat 3 jenis ablasi retina, yaitu:

Rhegmatogenous Retinal Detachment


Apabila memiliki rhegmatogenous ablasio retina, Anda memiliki robekan atau lubang pada retina. Hal ini menyebabkan cairan dari dalam mata keluar melalui lubang dan masuk ke belakang retina. Cairan memisahkan retina dari selaput yang memberikan nutrisi dan oksigen. Tekanan dari cairan dapat mendorong retina dari retinal pigment epithelium sehingga menyebabkan lepasnya retina. Hal ini merupakan jenis paling umum dari kondisi lepasnya retina.

Ablasio retina traksi (Traction Retinal Detachment)


Traction ablasio retina terjadi saat jaringan luka pada permukaan retina berkontraksi dan menyebabkan retina tertarik dari belakang mata. Kondisi ini lebih jarang terjadi. Biasanya dialami oleh orang dengan diabetes.

Diabetes dapat menyebabkan masalah dengan sistem vaskular retina dan menyebabkan jaringan luka pada mata yang berakibat pada pelepasan retina.

Pelepasan eksudatif (exudative detachment)


Pada pelepasan retina eksudatif, retina tidak mengalami robekan. Penyakit retina seperti gangguan peradangan atau penyakit Coats’, yang menyebabkan perkembangan abnormal pada pembuluh darah di belakang retina, menyebabkan pelepasan retina jenis ini.

Sedangkan beberapa faktor pemicu terjadinya Ablasio Retina bisa kamu lihat seperti penjelasan dokter di bawah ini

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya berisiko terkena ablasio retina?
Ada banyak faktor pemicu yang membuat Anda berisiko terkena pelepasan retina ini, antara lain:
  • Usia lanjut. Gangguan mata ini lebih umum pada orang di atas 50 tahun
  • Mengalami ablasio retina sebelumnya pada salah satu mata
  • Riwayat keluarga terhadap ablasio retina
  • Rabun jauh (miopia) ekstrem
  • Operasi mata sebelumnya, seperti pengangkatan katarak
  • Cedera mata serius sebelumnya
  • Penyakit atau iritasi mata lain sebelumnya
Untuk masalah yang terjadi pada istri saya adalah Riwayat keluarga dan rabun jauh yang sudah sangat parah.

Sehingga menyebabkan istri saya terkena Ablasio Retina dan tidak bisa melihat ke adaan sekitar baik karena mata tidak bisa fokus untuk melihat.

Baca juga Operasi Evakuasi Retina Kelanjutan Dari Operasi Ablasio Retina

Pengobatan Ablasio Retina

Di banyak kasus yang terjadi, prngobatan satu-satunya untuk mengibati ablasio retina adalah dengan dilakukan operasi pada mata untuk mengatasi retina yang lepas. Untuk mengatasi detachment minor atau robekan pada retina, presedur yang paling sederhana adalah dengan melakukan tindakan laser pada lubang dan robekan pada retina seperti pada penjelasan di bawah ini.

Photocoagulation

Hal ini dilakukan jika mata kamu memiliki lubang atau robekan pada retina namun retina masih menempel. Dokter mata bisa menggunakan photocoagulation atau laser. Laser dapat membakar sekitar area robekan, menghasilkan luka menempel pada retina di belakang mata.

Cryopexy

Pilihan lain adalah cryopexy, atau dingin yang intens. Untuk pengobatan ini, dokter akan membekukan area robekan sehingga luka yang dihasilkan dapat menjaga retina agar tetap di tempat. Mata akan di bius untuk perawatan ini.

Vitrektomi

Pilihal lain adalah vitrektomi, yang menggunakan robekan yang lebih besar. prosedur ini melibatkan anestesi dan prosedur rawat jalan. Dokter akan menggunakan alat kecil untuk mengangkat jaringan luka dan cairan dari retina dan kemudian mengembalikan retina kembali ke tempat semula.

Pencegahan

Untuk mencegah penyakit ini harus berawal dari diri kita sendiri. Ablasio Retina dapat di cegah dengan cara

  • Mengenakan kacamata pelindung saat berolahraga atau menggunakan peralatan pelindung wajah.
  • Apabila Anda memiliki diabetes, kendalikan gula darah dan kunjungi dokter secara rutin.
  • Lakukan pemeriksaan mata tahunan, terutama apabila Anda memiliki risiko ablasio retina.

Biaya Ablasio Retina

Nah untuk biaya jika anda terindikasi Ablasio Retina. Dan anda harus melakukan operasi agar penglihatan kamu membaik. Sama seperti istri saya yang telah menjalani operasi agar penglihatan matanya membaik.

Untuk biaya operasi yang di jalani oleh istri saya di JEC yaitu berjumlah Rp 46.000.000 sudah termasuk dengan ruang rawat kelas 3.

Namun untuk biaya operasi di beberapa rumah sakit Mata pasti berbeda karena rumah saya dekat dengan JEC jadi saya langsung membawa istri saya ke sana.

Di atas merupakan sedikit pengalaman saya selama menemani istri saya berobat untuk mengatasi penyakit Ablasio Retina yang di derita istri saya.

Penyakit ini tidak begitu terasa seperti pada penyakit lainnya. Namun jika kita tidak menceganya sejak dini jalan satu-satunya untuk menyembuhkan adalah melalui jalan operasi.

1 Response to "Mengenal Gejala Dan Pengobatan Ablasio Retina"

Ads

ads

ads

ads